• Greeting cards from Arterie

    Say it in the old way, a greeting card!

  • World Batik Summit 2011 "Indonesia : Global Home of Batik "

    Akhir September lalu, saya memutuskan berkunjung ke acara yang diadakan di JCC Senayan ini. Alasannya sederhana, karena saya penasaran akan seperti apa sebuah pameran yang bertemakan salah satu warisan kebudayaan Indonesia ini. Dan saya lega, karena sebelumnya saya tidak pernah tahu bahwa batik, bisa terlihat begitu modern.

  • Tulisan by Melissa Sunjaya

    Perkenalkan "Tulisan", karya Melissa Sunjaya, seorang desainer dan ilustrator yang berdomisili di Jakarta. It's about beautiful prints in your daily life, that's why Tulisan's collections range from fashion item to stationery.

Showing posts with label lighting. Show all posts
Showing posts with label lighting. Show all posts

Sponge Outdoor Lamp

Tuesday, November 8, 2011

Inspirasi untuk kamu yang ingin menambahkan lampu ke taman rumah. Sebuah lampu karya Miguel Angel Garcia Belmonte ini menggunakan bahan tanah liat, dan bisa berpadu sempurna di antara pohon dan tanaman.

Landing 200 by Kim Hyun Joo

Thursday, November 3, 2011

Lampu ini dibuat oleh desainer asal Korea, Kim Hyun Joo. Dan selain bentuknya yang unik, lampu ini terbuat dari granit. Selain cantik untuk dilihat, sepertinya lampu ini juga bisa digunakan sebagai senjata ketika ada pencuri masuk rumah. =P

Joy Cupcakes by Mim Design

Wednesday, October 26, 2011

Simple and warm. Mim Design menggunakan warna-warna lembut dan material kayu untuk memunculkan kesan sebuah dapur yang penuh kehangatan. Walaupun terkesan sederhana, banyak detail-detail kecil yang unik. Seperti lampu gantung yang dibuat khusus berbentuk mangkuk cupcake. Salah satu dinding juga penuh dengan pasak-pasak kecil untuk menggantung berbagai peralatan masak. Saya rasa, gantungan ini juga bisa jadi media display yang menarik.

Bird Lamp by Atelier Areti

Sunday, October 23, 2011

Bird shape is the new trend. Lampu berbentuk siluet  burung keluaran Atelier Areti ini unik sekaligus fungsional. Kepala lampu yang fleksibel menjadikan lampu ini bisa difungsikan di mana saja. Baik sebagai lampu meja, lampu dinding, atau lampu sorot di langit-langit. I think they look cute and industrial chic at the same time. 

Spun Lamps by Evie Group

Monday, October 17, 2011

Apakah bentuk lampu ini mengingatkan kamu akan sesuatu? Yap, jadi teringat mainan gasing kan. Evie Group menciptakan lampu ini dalam tiga ukuran, jadi kamu bebas pilih ukuran mainan yang kamu suka. Lampu ini baru akan dijual sekitar bulan Desember atau Januari tahun depan.

Pleat White Hourglass Pendant Lamp

Wednesday, August 10, 2011

Cute lamp. =)

via crateandbarrel

Aria Lamps by Kieser Spath

Tuesday, June 7, 2011

Aria Lamps, klasik tapi tetap menawan. Lampu ini menggunakan material tekstil pada rangka besi. Material yang sederhana itu mampu membiaskan cahaya dan menimbulkan suasana hangat. Cocok untuk ruang keluarga atau ruang makan.  Lampu ini diciptakan oleh studio Jerman, Kieser Spath.



via contemporist

Francis Lamp by DMOCH

Monday, April 11, 2011

Francis Lamp karya DMOCH, tepatnya duo David Ericson dan Marcus Berg. Saya suka warnanya. Lampu-lampu ini cocoknya dipasa di mana ya? *wondering*

Not afraid of colod. Interview with Karim Rashid

Monday, April 4, 2011

Buat kamu yang bekerja di bidang desain produk atau interior, nama Karim Rashid pasti tidak asing. Dengan lebih dari 3000 karya dan kolaborasi dalam berbagai proyek, Karim telah mengantongi puluhan penghargaan. deDezain juga pernah memuat salah satu karyanya di sini. Berikut wawancara yang dia lakukan dengan Long Tran dari yankodesign.

The Hobo Lantern by molo design

Thursday, March 31, 2011

Bayangkan kalau kamu punya lampu portable macam ini. Sumber cahayanya adalah dari lampu LED yang hemat energi. Walaupun saya masih tidak yakin sumber energi lampu ini ketika sedang dibawa-bawa. Baterai mungkin?

Lamp designer : David Taylor

Saturday, February 12, 2011
David Taylor, desainer lampu dari Stockholm, baru saja menjadi bagian dari Stockholm's Design Week. Karyanya kebanyakan terbuat dari material perak yang memiliki tradisi yang panjang, namun juga unsur-unsur konservatif.

Heart Pendant Light by Periphere

Friday, February 11, 2011

It's not the "love" shape. It's the beat in your body.

Cross Lamp by Karim Rashid

Monday, January 24, 2011

Love love it! Kadang saya bertanya-tanya apa yang ada di dalam pikiran Karim Rashid. Karya-karyanya selalu out of the box. Seperti Cross Lamp ini, Karim mengkombinasikan berbagai simbol yang diproduksi dengan teknologi 3D printing dan disusun berlapis-lapis. Lampu ini tersedia dalam versi lampu gantung, lampu meja, dan standing lamp.

Sarah Turner and her eco lamp design

Monday, January 17, 2011


Seorang desainer memiliki beban tersendiri dalam misi pelestarian lingkungan. Hemat energi dan sustainable sudah seharusnya menjadi pertimbangan dalam setiap proses desain. Termasuk di dalamnya adalah penggunaan material daur ulang.

Pouring Light by Yeongwoo Kim

Sunday, December 26, 2010


Quoted from original article "Human actions play such a significant role in design; it’s either evident in the form or in the function." Pada lampu ini, hal tersebut sukses diterapkan dalam bentuk. Dengan konsep "an emotional flow of light", ketika lampu dimatikan, cahayanya akan tersisa pada bagian "air" karena penggunan phosphorescence (bahan pada glow stick? atau materi glow in the dark? hm...). Selain itu, desainer Kim juga menyarankan penggunaan lampu LED yang hemat energi.




Naked City Landscape by Natascha Madeiski and Alexander Graef

Saturday, December 18, 2010


On December, christmas decoration is almost a must. Di butik Septiemen Etage di Jenewa, desainer Natascha Madeiski dan arsitek Alexander Graef menciptakan instalasi display bernuansa musim dingin yang disebut Naked City Landscape. Material yang digunakan adalah kertas yang dipotong mengikuti pola bangunan dan salju.

Streetwalk by Charlie Davidson

Tuesday, December 7, 2010
Kompetisi desain diadakan untuk menarik minat pejalan kaki ke sisi timur kota Sunderland, Inggris, dan taman Sunniside yang baru selesai dibuat. Dimenangkan oleh Charlie Davidson, ide awal Charlie adalah deretan bangku yang menyerupai pose orang sedang berjalan.

Desain aslinya terlalu besar untuk diaplikasikan ke rencana jalan yang dibangun, sehingga desain tersebut dikembangkan menjadi modul stool. Material yang digunakan adalah polimer berbahan dasar semen, dengan campuran batu kuarsa dan marmer untuk perwarna.